Obat Penurun Kolesterol Tinggi

Ada beberapa jenis obat penurun kolesterol yaitu antara lain : Aspirin, Niacin, Statin dan ezetimibe. Kolesterol tinggi merupakan sebuah keadaan yang dapat membahayakan kesehatan tubuh. Meskipun sebenarnya kolesterol merupakan sebuah zat yang sangat penting di dalam tubuh, namun jumlah kolesterol yang dibutuhkan di dalam tubuh hanyalah sedikit. Terdapat dua jenis kolesterol yaitu kolesterol baik (HDL) dan kolesterol jahat (LDL). Kolesterol yang perlu diwaspadai yaitu kolesterol jahat, karena zat tersebut dapat menyebabkan penyumbatan arteri yang dapat menyebabkan penyakit.

Maka dari itu, jika Anda memiliki kolesterol tinggi segeralah lakukan upaya untuk menurunkan kolesterol. Terdapat beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menurunkan kolesterol salah satunya yaitu dengan mengkonsumsi obat penurun kolesterol. Ada beberapa jenis obat penurun kolesterol dan masing-masing obat obat penurun kolesterol tersebut berfungsi dengan cara yang berbeda. Agar tahu mana obat yang cocok dengan Anda, sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter. Beberapa obat penurun kadar kolesterol dalam darah yang sering diresepkan oleh dokter antara lain statin, aspirin, dan niacin.


obat penurun kolesterol

Alat cek kolesterol multi fungsi merk Nesco


Obat Penurun Kolesterol Aspirin

Dalam beberapa kasus, obat penurun kolesterol aspirin dengan dosis harian yang rendah mungkin akan diresepkan oleh dokter Anda. Namun pemberiannya tergantung pada umur pasien dan faktor lainnya. Biasanya mereka yang masih berusia di bawah 16 tahun tidak diperbolehkan untuk mengonsumsinya. Dosis rendah aspirin juga bisa mencegah terbentuknya gumpalan darah.

Obat Penurun Kolesterol Niacin

Obat penurun kolesterol Niacin biasanya diberikan pada mereka yang memiliki kadar trigiserida tinggi. Niacin adalah vitamin B yang ditemukan pada makanan maupun suplemen multivitamin. Dalam dosis tinggi yang diberikan lewat resep, niacin mampu menurunkan trigliserida dan meningkatkan kadar kolesterol baik atau HDL. Namun penggunaan dosis tinggi juga bisa memunculkan efek samping berupa kulit menjadi kemerahan. Efek samping ini juga bisa dikurangi dengan menghindari konsumsi makanan pedas.

Niacin biasanya tidak akan diberikan pada mereka yang sedang mengalami sakit perut, sakit maag, gangguan pencernaan, atau mereka yang berisiko mengalami kondisi-kondisi tersebut. Pengguna obat penurun kolesterol niacin biasanya akan disarankan melakukan tes darah secara berkala untuk memastikan organ hati mereka berfungsi dengan baik.

Obat Penurun Kolesterol Statin

Statin berguna untuk menurunkan kadar kolesterol dengan cara memblokir enzim dalam hati yang bertugas memproduksi kolesterol. Jika diresepkan oleh dokter, biasanya pasien tersebut akan mengonsumsi obat penurun kolesterol statin untuk seumur hidup. Sebab jika statin tidak diberikan, maka kadar kolesterol orang tersebut bisa kembali naik dan bisa meningkatkan risiko penyakit lain yang terkait seperti serangan jantung.

Beberapa jenis statin antara lain adalah simvastatin, atorvastatin (Lipitor), dan rosuvastatin (Crestor). Namun ada sebagian orang yang intoleran terhadap statin dan mengalami efek samping saat mengonsumsinya. Efek samping yang biasa muncul berupa masalah pada perut dan nyeri otot.

Obat Penurun Kolesterol Ezetimibe

Selain statin, aspirin, dan niacin, ada juga obat penurun kolesterol lainnya salah satunya adalah ezetimibe. Ezetimibe mampu memblokir penyerapan kolesterol dalam makanan di dalam usus untuk masuk ke dalam darah. Ezetimibe biasanya tidak seefektif statin, namun efek samping yang ditimbulkannya pun lebih kecil.

Penderita dapat mengonsumsi ezetimibe dan statin secara bersamaan jika kadar kolesterol tinggi mereka tidak cukup bisa diturunkan hanya dengan statin. Efek samping yang timbul dari kombinasi ini umumnya sama dengan yang muncul pada penggunaan statin saja, yaitu masalah pada perut atau nyeri pada otot.



Oleh: Bidan Sulistia

Sumber: alodokter.com



Terima kasih untuk Like/comment FB :